Islam Terus Dihujat dan Dihina

Muslimin
By -
0

ImagePenghinaan terhadap Islam kini semakin marak, setelah beberapa hari lalu terjadi penodaan terhadap Al-Qur'an yang dilakukan oleh kaum zionis, kini Islam pun kembali dihujat dan dihina.

Di Florida, Amerika, Gereja Baptis kembali memasang slogan yang menghina Islam. Slogan tersebut berbunyi God loves you, Allah hates, kalimat tersebut bermakna Tuhan kami menyukai Anda, sedangkan Allahnya kaum muslimin membenci Anda, demikian menurut situs resmi Associated Baptist Press.

Tak ayal, slogan yang berisikan kalimat yang menghina Islam tersebut memicu kemarahan kaum muslimin. "Hal itu termasuk penghinaan terhadap kami dan agama kami, apa si sebenarnya yang telah saya lakukan sehingga orang-orang disekitar selalu menebar kebencian terhadap kami dan Islam?", ujar salah seorang muslimah dalam wawancaranya dengan salah satu stasiun TV lokal di Florida, Amerika.

Seorang muslimah yang enggan disebut namanya tersebut menyatakan, slogan yang tertulis tersebut cukup menarik perhatian setiap orang yang lewat di depan gereja tersebut, termasuk anak-anak saya.

Adapun dari pihak gereja, mereka sama sekali tidak merasa bahwa slogan yang mereka tulis telah menghina Islam. Menurut keterangan salah seorang pendeta di gereja Baptis, Jean Yanjblod, menjelaskan, "Slogan tersebut adalah salah satu cara untuk membuktikan bahwa Injil itu benar-benar dibawa oleh Yesus Kristus (Isa Almasih)."

Penghinaan yang dilakukan oleh gereja tersebut bukan yang pertama kalianya, pada tahun 2005, gereja tersebut juga memasang slogan yang berbunyi: Islam is evil and believes in death, At-Taubah-29, The Christ Afeelm peace, Mattius 5-9")! (Islam adalah jahat dan percaya (suka) dengan pembunuhan, surat At-Taubah: 29. Sedangkan Yesus Kristus adalah pembawa perdamaian, Matius: 5-9).

Pada tahun 2003, gereja tersebut juga memasang slogan yang sempat memicu kemarahan kaum muslimin. Slogan tersebut berbunyi: Yesus denied murder, Matius 26-52 , Mohamed approved by that surat Al-Anfal: 65!. (Yesus mengharamkan pembunuhan, Matius: 26-52, sedangkan Muhammad menyetujuinya (kematian), Al-Anfal: 65).

Para tokoh agama Florida, Amerika, telah berusaha untuk berdialog dengan penanggung jawab gereja tersebut. Akan tetapi, usaha tersebut justru dijawab dengan kalimat yang mengandung permusuhan. Pimpinan gereja tersebut berkata, "Semua warga Amerika harus bersatu menyebar kebencian terhadap agama yang ingin membagi Amerika menjadi negara agama dan etnis, agama tersebut memusuhi semua agama."

Ketua Council on American-Islamic Relations (CAIR), Fuad Manshur, mengatakan, "Kaum muslimin sangat mendukung kebebasan berekspresi, tapi tidak seperti slogan yang yang menghina Islam dan mencitrakan kaum muslimin Amerika dengan kejelekan dan kejahatan."

Manshur juga meminta kepada kaum muslimin untuk bersatu menghadapi persoalan ini. Ia juga menghimbau kepada lembaga-lembaga keagamaan untuk bertindak dan menyarankan kepada kaum muslimin untuk lebih mengutamakan persatuan dari pada perpecahan diantara kaum muslimin. [adm/alislamu]

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*