Mujahidin di balik 9/11 Membuat Kuffar Ketakutan

Muslimin
By -
0
Telah terungkap hari ini bahwa lima Mujahidin yang berada di balik serangan 9/11 tidak menyesali tindakan mereka dan masih bangga dengan apa yang telah berhasil mereka laksanakan. Bulan lalu, Khalid Syaikh Muhammad berjalan memasuki ruang sidang dan hanya melihat seberapa besar rasa takut kepada Allah yang telah diletakkan ke dalam hati mereka ketika mereka melihat dalang di balik keberhasilan yang paling tidak mungkin dalam sejarah umat manusia:

Wakil Michael McCaul menyebutnya sebagai momen yang dingin dan menyeramkan. Wakil Sheila Jackson Lee mengatakan dia membeku di tempatnya. Dan Wakil Pete Olson terbelalak menatapnya melalui kaca satu arah, berfikir, "Oh God, itulah pria yang merencanakan serangan-serangan tersebut."

"Saat itu merupakan saat yang mengerikan, agak menyeramkan, dan kejahatan memancar padaku," kata McCaul, seorang pendukung Republik yang mewakili rakyat Amerika pada distrik yang terbentang dari pinggiran kota Houston hingga Austin.

"Waktu itu aku terpaku," kata Jackson Lee, seorang Demokrat. "Momen itu menjadi sangat, sangat nyata dan yang membuatku sadar bahwa tugas kami yang berhubungan dengan terorisme masih berlangsung terus menerus."

Olson, seorang pendukung Republik dan mantan pilot Angkatan Laut, mengatakan momen tersebut merupakan "suatu pengalaman yang membuka mata" untuk menyaksikan Muhammad yang seorang Amerika terpelajar dan para pemimpin senior al Qaida lainnya menunggu pengadilan militer.

"Mereka inilah orang-orang yang paling berpendirian pada keyakinannya," ujar Olson.

"Mereka belum berubah sejak mereka masuk ke sana, meludahi orang dan mengatakan,'wahai tentara Amerika, kami akan membunuhmu. Mati kamu Amerika.' Mereka masih tetap menyanyikan lagu yang sama itu lima tahun kemudian," ujar Olson.

Orang cenderung melihat hal ini hanya dari satu sudut pandang dan berkata, "Astaga, para teroris ini bangga karena membunuh 3000 orang..."

Itu bukanlah cara yang tepat untuk memandang hal tersebut.


Apa yang telah mereka lakukan sehingga mereka begitu bangga tentangnya?

Ini adalah daftar laporan singkat mengenai konteks bagaimana hal ini sebaiknya dipandang:

1. Adikuasa kaum Nasrani, dimulai dengan Kerajaan Inggris, yang menjajah dunia muslim menjadi negara-negara bagian, yang pada gilirannya menghancurkan ke Khilafahan.

2. Orang Inggris benar-benar berada di belakang Yahudi yang menghancurkan Kalifah Utsmani, Mustafa Kemal Ataturk. Ada banyak sejarah seperti usaha percobaan di balik upaya-upaya Inggris untuk menghancurkan Kalifah secara internal semisal membiayai orang seperti Ibn Saud untuk memerangi kepemimpinan Islam di bawah kedok palsu 'Salafiyyah' - yang saat ini sedang kita alami.

3. Terima kasih pada Kerajaan Inggris, karena terbentuknya negara Israel bangsat menjadi mungkin melalui deklarasi Balfour, yang pada gilirannya menghancurkan rumah-rumah warga Palestina, dan membunuh serta memuntungkan ribuan di antara mereka hingga hari ini. Darah yang ditumpahkan dalam serangan Gaza terakhir masih merupakan tanggung jawab Inggris karena keterlibatan mereka dalam menciptakan negara teroris (dan para tentara Amerika, yang akan kami lumpuhkan).

4. Pergantian negara adikuasa telah berpindah ke Amerika Serikat. Sejak saat itu, AS telah melakukan sejumlah kejahatan besar dalam dunia Islam; hal ini penting untuk diingat meskipun AS dan pemerintahan Inggris terlihat seperti satu kesatuan, mereka hanyalah sisi yang berbeda dari koin yang sama.

Mereka berdua merupakan para paderi dengan agenda memberi kuasa Negara Israel dan membagi serta menaklukkan negeri-negeri Muslim dalam rangka menaklukkan mereka. Jadi, apapun yang telah dilakukan orang Inggris di masa lalu, aksi-aksi AS hanyalah merupakan lanjutan dari deret panjang perang melawan Islam.


Beberapa kejahatan besar Pemerintahan AS meliputi:

a. Memberikan dukungan moral, militer dan bantuan ekonomi kepada Israel.

b. Memberikan dukungan moral, militer dan bantuan ekonomi kepada rezim boneka di negeri-negeri Muslim yang memastikan kalau mereka menghancurkan pemberontakan yang dilakukan ummat Islam.

Contoh yang paling mencolok mengenainya meliputi: Ikhwanul Muslimin di Mesir, dan Partai Muslim di Algeria.

c. Mendirikan basis militer seperti halnya didirikannya basis CIA di sepanjang negeri-negeri Muslim, terima kasih kepada mereka yang tunduk pada semua para pemimpin orang-orang Murtad.

d. Mendukung embargo ekonomi atas `Iraq dan Afghanistan yang pada gilirannya membunuh lebih dari 1 juta kaum muslimin.

e. Dengan ceroboh menggunakan Uranium yang dihabiskan di `Iraq yang menyebabkan perubahan bentuk (terjadinya kecacatan) pada ribuan anak-anak `Iraq.

f. Mengebom rumah sakit al-Shifa' yang membunuh lebih 1000 kaum Muslimin.

g. Mengebom Afghanistan demi membunuh Usama bin Ladin.


Ada lebih banyak lagi, tetapi ini hendaknya cukup.
Semua kejahatan yang dilakukan oleh AS ini telah dilaksanakan sebelum 9/11.
Orang-orang yang memiliki visi seperti halnya Khalid Syaikh Muhammad dan Usama bin Ladin memutuskan untuk memberi kerajaan tersebut suatu rasa dari kejahatannya sendiri dengan maksud untuk menghancurkan kerajaan tersebut sedemikian hingga rezim penguasa murtad jatuh dalam efek domino sehingga terbukalah pintu gerbang bagi kebangkitan kembali Islam.

Para revolusioner ini tidaklah membunuh demi hasrat untuk melakukan pembunuhan; Lebih dari itu, mereka menghidupkan kembali seluruh bangsa melalui satu aksi mereka, hal ini merupakan suatu prestasi yang hampir tak tertandingi di sejarah manapun. [adm/muslimdaily]

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*