Dia juga mendukung penerapan hukum Islam dan berjanji membalas pembunuhan rakyat dalam aksi yang melibatkan polisi dan penduduk lokal di daerah selatan di mana sentimen kesektean sangat kuat.
"Waktu pelaksanaan Syariah Islam telah datang sehingga kamu bisa berbahagia dengan adanya keadilan dan toleransi yang dibawanya," demikian kata Abu Basir Nasser al-Wahayshi dalam sebuah rekaman audio yang dikirim oleh sebuah situs Islam hari Rabu 13 Mei kemarin.
"Ketidakadilan yang menimpamu, insyaAllah tidak akan berlalu begitu saja tanpa hukuman. Pembunuhan kaum muslimin di jalanan adalah tindak kejahatan yang besar yang tidak memiliki pembenaran apapun.
Pernyataan ini sebagai reaksi atas seruan langka kedutaan Amerika dalam minggu-minggu ini yang menyerukan partai-partai di Yaman untuk tetap bersatu.
