"Ini mungkin akan memaksa pemerintah untuk menaikkan pajak pada penduduk untuk meringankan beban."
"Jika keadaan ini tetap berlangsung sampai enam bulan ke depan, kemungkinan akan terjadi kekacauan ekonomi," lanjutnya.
Presiden munafik Pakistan, Asif Ali Zardari mengatakan pemerintahannya tengah mempersiapkan anggaran terbaru, yang akan diumumkan bulan ini.
"Pengungsian yang dilakukan lebih dari 3 juta orang dari rumah mereka menjadi faktor treberat yang membawa petaka pada perekonomian negeri," ujar Siddiqui.
"Ini akan menghantam perekonomian dan meningkatkan jumlah kemiskinan dan pengangguran."
Beban anggaran militer yang dikeluarkan dari kantong negara yang seharusnya digunakan untuk membiayai kebutuhan lain, menjadikan perekonomian Pakistan carut-marut. Apalagi pemerintah lemah Pakistan melancarkan operasi militer tanpa persiapan yang matang, mereka melakukannya karena terus-menerus mendapat tekanan dari AS.[adm/arrahmah]
