JAKARTA -- Dosen Universitas Indonesia yang juga pegiat media sosial, Ade Armando diketahui ikut hadir dalam aksi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta. Namun pada sekira pukul 15.50 WIB, kericuhan terjadi. Di antara kericuhan tersebut adalah aksi massa memukul-menendang kepada Ade Armando.
Ade yang juga, Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) babak belur dihajar massa demonstran di kawasan Gedung DPR RI, Senin (11/4). Saat itu Ade mengenakan kaos hitam bertuliskan 'Pergerakan Indonesia untuk Semua'. Setelah nahas, Ade Armando dibopong oleh petugas kepolisian. Nampak dari beberapa tangkapan layar dan rekaman video wajahnya terlihat babak belur dan celananya terlihat sudah dilucuti.
Sebelum babak belur di-massa, Ade Armando sempat dilabrak oleh beberapa emak-emak di pinggir taman yang menyebutnya munafik dan diminta untuk taubat. Entah bagaimana ceritanya, Ade Armando yang sering digelari buzzeRp oleh netizen, tiba-tiba ada di tengah demonstran dan menjadi sasaran caci-maki.
Ade mengaku tak berniat ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa. Namun, ia mendukung aspirasi yang menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.
"Saya tidak ikut demo. Saya mantau dan ingin mengatakan 'saya mendukung'," ujar Ade di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/4).[red/dbs]
Video-video :
