Obama Serahkan Kunci Pemerintahan AS Kepada Pejabat Yahudi, Rahm Emanuel

Muslimin
By -
0

ImageBerbagai surat kabar Israel, pada Kamis (06/11), menyatakan, Israel serta kaum Yahudi lainnya merasa puas dengan keputusan Presiden As, Barrack Obama, yang telah memilih Rahm Emanuel sebagai kepala staf Gedung Putih.

Jabatan kepala staf merupakan jabatan penting karena menjadi salah satu penasehat terdekat presiden dan secara khusus dapat memutuskan siapa yang akan memperoleh akses ke presiden, sekaligus membangun kebijakan pemerintah.

Emmanuel adalah penasehat penting mantan presiden Bill Clinton dan belakangan sebagai perunding perundangan dana talangan Wall Stret 700 miliar dolar.

Dibalik perasaan puas terhadap keputusan tersebut, ada hal yang tak banyak diketahui oleh kebanyakan orang. Dukungan tersebut mereka berikan dikarenakan Binyamin Emmanuel, ayahnya Rahm Emanuel, adalah berkebangsaan Israel yang tergabung dalam organisasi gerakan rahasia Yahudi, Aitsel. Ia ikut tergabung dengan organisasi tersebut sejak adanya deklarasi Israel pada tahun 1948, sehingga tak heran bila mereka puas dengan keputusan Obama memilih Rahm Emanuel untuk menjadi kepala staf Gedung Putih.

Setelah itu, Rahm Emanuel dan ayahnya serta keluarganya pindah ke Chicago, Amerika. Dan dalam waktu singkat Rahm Emanuel mendapat jabatan penting di kemiliteran AS, demikian menurut sumber berita Israel, The Haaretz.

Ketika terjadinya Perang Teluk pada tahun 1991, ia ikut bergabung di kantor Israel melatih para tentara Israel. Selain itu, ia juga pernah bertugas selama dua bulan bersama militer Israel ketika menyerang Libanon, jelas surat kabar Israel, The Haaretz dan Ma'arif.

Harain Israel, Ma'arif, merasa bangga dengan terpilihnya Rahm Emanuel sebagai kepala staf Gedung Putih. Harian tersebut menyatakan, "Orang kami telah menjadi pejabat di Gedung Putih". Pernyataan itu tercantum dalam judul artikel yang memiliki kolom khusus di harian tersebut.

Selain itu, harian tersebut telah mewawancarai ayah Rahm Emanuel, Binyamin Emanuel, mengenai jabatan anaknya tersebut. Ia menyatakan, "Yang jelas, ia akan menekan presiden untuk mendukung Israel,". [adm/alislamu]

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*