Semua orang pasti sepakat apabila tahun 2020 dikatakan
sebagai tahun yang penuh tantangan. Perubahan pola hidup secara mendadak,
banyak orang yang mengaku tidak siap akan perubahan yang terjadi. Pandemi virus
corona (Covid-19) menjadi suatu hal baru yang tak pernah diharapkan
kehadirannya.
Ribuan, ratusan bahkan jutaan nyawa melayang akibat terpapar
virus mematikan Covid-19. Perasaan campur aduk berkecamuk di dalam hati akibat
situasi yang sedang terjadi.
Berangkat dari isu inilah yang mendorong Komunitas Jawa
Sastra untuk mengadakan Sayembara Misuh Internasional 2020. Sayembara Misuh
merupakan wadah budaya rakyat masyarakat Jawa. Kata Misuh berasal dari bahasa
Jawa yang memiliki arti mengumpat.
Tahun ini, Jawa Sastra sepakat untuk mewadahi kekesalan
masyarakat terhadap pandemi virus corona yang belum juga menunjukkan
penurunannya. Tahun ini, Jawa Sastra sepakat untuk mewadahi kekesalan
masyarakat terhadap pandemi virus corona yang belum juga menunjukkan
penurunannya.
Menurut Ketua komunitas Jawa Sastra, Yani Srikandi Sayembara
Misuh merupakan potret identitas budaya yang dianggap tabu oleh masyarakat.
Padahal misuh erat kaitannya dengan emosi masyakarat Jawa yang terus tumbuh di
keseharian masyarakat.
"Kami mencoba mewadahi segala kekesalan dan
melestarikan misuh. Namun, dengan kaidah yang lebih positif, misalnya
memberikan edukasi pada masyarakat. Hal apa saja sih yang baik dan tidak bagi
untuk di misuh atau diumpat," kata Yani Sastra saat dihubungi Indozone,
Jumat (10/7/2020).
Di tahun ketiga ini, Sayembara Misuh masih memberlakukan
peraturan yang tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Objek yang
menjadi sasaran boleh apapun asalkan bertanggung jawab dan tidak menyinggung
unsur SARA.
Format yang akan diberikan pada penyelenggara Sayembara
Misuh berupa video individu atau kelompok berdurasi tiga menit. Selanjutnya tag
kelima akun terdekat dengan menyertakan hastag #sayembaramisuh, #misuhipandemi,
& #jawasastra.
Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 8 Juli hingga 7
Agustus 2020 pukul 23.59 WIB. Kemudian pemenang Sayembara Misuh akan diumumkan
pada 11 Agustus 2020 melalui media sosial Jawa Sastra dan Google Meet.
Sumber: indozone.id

