Presiden sementara Bolivia Jeanine Añez dinyatakan
terinfeksi virus corona. Hal itu diungkapkan sendiri oleh Añez lewat akun
Twitter resmi pada Kamis (9/7).
Añez menjalani tes Covid-19 karena banyak anggota kabinet
yang baru-baru ini dinyatakan positif.
"Mengingat banyak dari anggota kabinet dinyatakan
positif virus corona, saya juga melakukan tes dan juga positif," kata dia
seperti dikutip dari CNN.
Selanjutnya Añez akan dikarantina selama 14 hari dan terus
melakukan tes hingga hasilnya negatif.
Dia meyakini dalam kondis baik dan bertekat untu terus
bekerja secara virtual
Dalam beberapa hari terakhir, setidaknya empat pejabat tinggi
pemerintah Bolivia, termasuk Menteri Kesehatan María Eidy Roca, dinyatakan
positif Covid-19.
Menteri Kepresidenan Yerko Núñez Negrette, Menteri
Pertambangan Jorge Fernando Oropeza, dan komandan angkatan bersenjata Jenderal
Sergio Orellana juga terinfeksi corona.
Añez adalah kepala negara Amerika Latin ketiga yang
dinyatakan positif corona setelah Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Presiden
Honduras Juan Orlando Hernandez. Hingga Jumat pagi (10/7) Bolivian memiliki
42.984 kasus Covid-19 dan 1.577 kematian.
Sumber: cnnindonesia.com

